Bayangkan anda sedang bersantai di rumah setelah seharian beraktivitas, menantikan mandi air hangat yang menenangkan. Namun, tiba-tiba suasana tenang tersebut dirusak oleh suara bising yang berasal dari area pemanas air anda. Jika anda sedang mengalami situasi ini, anda tidak sendirian. Banyak pemilik rumah sering kali merasa panik ketika suara mesin heat pump mereka tiba-tiba berubah menjadi kasar, berdengung keras, atau bergemeretak tidak wajar.
Mengabaikan perubahan suara pada perangkat elektronik, terutama pemanas air, bukanlah sebuah pilihan yang bijak. Suara bising yang muncul secara tiba-tiba biasanya merupakan cara mesin “berkomunikasi” bahwa ada sesuatu yang tidak beres pada sistem kerjanya. Jika dibiarkan terus-menerus, masalah kecil yang sebenarnya sepele bisa merembet menjadi kerusakan komponen internal yang fatal. Yang pada akhirnya akan menguras kantong anda untuk biaya perbaikan besar atau bahkan penggantian unit baru.
Namun, sebelum anda panik dan buru-buru mengeluarkan biaya untuk memanggil jasa teknisi profesional, ada kabar baik untuk anda. Dalam banyak kasus, suara mesin heat pump yang berisik disebabkan oleh masalah-masalah eksternal ringan yang bisa anda atasi sendiri dengan peralatan sederhana di rumah.
Jangan Panik, Ini Pertolongan Pertama untuk Heat Pump anda
Melakukan pengecekan mandiri tidak berarti anda harus membongkar mesin secara keseluruhan. Langkah-langkah di bawah ini difokuskan pada observasi eksternal dan penanganan masalah ringan tanpa menyentuh area kelistrikan yang rumit.
Langkah 1: Matikan Sumber Listrik Segera

Keselamatan atau Keamanan dan Kesehatan Kerja (K3) harus selalu menjadi prioritas utama anda sebelum menyentuh perangkat elektronik apa pun. Begitu anda mendengar suara mesin heat pump yang tidak normal dan sangat mengganggu. Langkah pertama yang mutlak harus dilakukan adalah memutus aliran listrik.
Segera menuju ke panel listrik utama (MCB) di rumah anda dan matikan sakelar yang terhubung ke jalur heat pump water heater. Jika unit anda menggunakan colokan listrik standar, segera cabut dari stopkontaknya. Mengapa langkah ini sangat krusial? Mematikan aliran listrik akan langsung menghentikan putaran komponen mekanis di dalam mesin. Jika ternyata ada komponen yang patah atau kabel yang terkelupas di dalam, memutus arus listrik akan mencegah terjadinya korsleting fatal yang bisa memicu kebakaran, serta menghentikan kerusakan mekanis agar tidak semakin parah.
Baca Juga: 4 Tanda Filter Air Heat Pump Water Heater Harus Segera Diganti
Langkah 2: Periksa Kestabilan Dudukan Mesin (Bantalan Anti-Getar)

Cara kerja heat pump melibatkan komponen kompresor yang bertugas memompa refrigeran (freon). Secara alamiah, kompresor ini akan menghasilkan getaran saat beroperasi. Pabrikan biasanya sudah mendesain mesin dengan bantalan peredam getaran (vibration pad) pada bagian kaki-kakinya.
Namun, seiring berjalannya waktu dan paparan cuaca, bantalan karet ini bisa aus, mengeras, atau bahkan hancur. Selain itu, pergeseran tanah atau lantai yang tidak rata juga bisa membuat posisi mesin menjadi miring. Ketika mesin miring atau tidak memiliki bantalan yang baik, getaran natural dari kompresor akan merambat langsung ke lantai atau dinding, menciptakan suara mesin heat pump yang bergemeretak sangat keras.
Solusinya cukup mudah. Periksa apakah mesin berdiri tegak lurus dan rata. Goyangkan sedikit bodinya jika terasa goyah, sesuaikan kaki-kaki mesin yang bisa diputar (adjustable). Jika bantalan karet terlihat rusak, anda bisa mengganjalnya sementara dengan potongan karet tebal yang bersih sebelum membeli vibration pad pengganti yang baru.
Langkah 3: Bersihkan Area Sekitar Kipas dan Filter

Heat pump water heater bekerja dengan cara menyerap panas dari udara di sekitarnya. Oleh karena itu, mesin ini memiliki kipas besar (fan) yang berfungsi menarik udara masuk melewati evaporator. Jika unit pemanas air anda diletakkan di luar ruangan (outdoor) atau di area semi-terbuka, kipas ini sangat rentan terhadap tumpukan kotoran.
Sering kali, suara mesin heat pump yang mendengung keras atau terdengar seperti mesin yang sedang “ngeden” (bekerja terlalu keras) disebabkan oleh sirkulasi udara yang terhambat. Ranting pohon kecil, daun kering, sarang laba-laba, atau tumpukan debu tebal bisa menyumbat celah udara atau bahkan tersangkut di bilah kipas.
Langkah yang harus anda lakukan adalah menyingkirkan semua penghalang di sekitar mesin minimal dalam radius 60 sentimeter. Gunakan senter untuk mengintip ke celah kipas. Jika ada daun atau benda asing yang tersangkut, ambil dengan hati-hati menggunakan penjepit panjang (pastikan mesin dalam keadaan mati). Bersihkan juga debu pada kisi-kisi filter udara menggunakan sikat halus atau vacuum cleaner.
Baca Juga: Solusi Teknis & SOP Mengatasi Komplain Air Panas Hotel Bali
Langkah 4: Cek Baut dan Panel Bodi yang Longgar

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, mesin heat pump bergetar selama puluhan hingga ratusan jam setiap bulannya. Getaran konstan yang terjadi selama bertahun-tahun ini secara perlahan dapat melonggarkan sekrup atau baut yang menahan panel bodi besi penutup mesin.
Ketika baut longgar, pelat logam penutup mesin akan saling berbenturan satu sama lain akibat getaran kompresor. Hal ini akan menghasilkan suara mesin heat pump berupa bunyi klotok-klotok atau dengungan logam yang sangat bising, padahal mesin internalnya sendiri baik-baik saja.
Untuk mengatasinya, nyalakan kembali aliran listrik mesin anda dengan hati-hati. Saat mesin menyala dan mengeluarkan suara bising, cobalah tekan perlahan berbagai sisi panel bodi mesin dengan telapak tangan anda. Jika saat anda menekan salah satu bagian bodi suara berisik tersebut hilang atau berkurang drastis, maka anda telah menemukan sumber masalahnya. Matikan kembali mesin, ambil obeng yang sesuai (biasanya obeng plus), dan kencangkan semua baut yang ada di sekeliling bodi panel tersebut.
Kapan Harus Menyerah dan Memanggil Teknisi?
Jika anda sudah melakukan keempat langkah pertolongan pertama di atas namun suara mesin heat pump yang bising tetap tidak kunjung hilang, ini adalah tanda bahwa anda telah mencapai batas perbaikan mandiri (DIY). Sangat penting untuk mengetahui kapan harus berhenti agar anda tidak merusak garansi pabrik atau justru memperparah kerusakan.
Segera hubungi teknisi profesional jika anda mendengar jenis suara spesifik berikut ini:
- Suara Mendesis Tajam (Hissing): Ini adalah indikasi kuat adanya kebocoran gas refrigeran (freon) pada pipa atau kompresor. Penanganan freon membutuhkan alat khusus dan lisensi profesional.
- Suara Decitan Logam Beradu (Screeching/Grinding): Suara memekakkan telinga ini biasanya menandakan bahwa bearing (laher) pada motor kipas atau kompresor sudah hancur. Mesin harus dibongkar total untuk penggantian spare part.
- Suara “Klik” Berulang Namun Mesin Tidak Menyala: Ini menandakan adanya masalah pada sistem kelistrikan, seperti relai yang rusak atau kapasitor kompresor yang sudah mati. Memperbaiki kelistrikan tanpa pengetahuan yang memadai sangat berbahaya.
Tindakan Preventif adalah Kunci Utama
Mesin heat pump water heater adalah investasi jangka panjang untuk kenyamanan keluarga anda. Merawatnya sama halnya dengan merawat kendaraan bermotor pencegahan selalu lebih baik dan lebih murah daripada pengobatan. Keempat langkah di atas adalah pertolongan pertama yang efektif, namun untuk memastikan performa mesin selalu optimal, senyap, dan hemat listrik, pengecekan rutin tetap tidak tergantikan.
Jadwalkan pembersihan menyeluruh dan pengecekan tekanan sistem oleh ahlinya setidaknya satu hingga dua kali dalam setahun. Dengan begitu, anda bisa memperpanjang usia pakai mesin dan terhindar dari kejutan suara bising di tengah malam.
Jangan Biarkan Kerusakan Kecil Menguras Kantong Anda!
Sudah mencoba 4 langkah di atas tapi suara mesin heat pump anda masih berisik dan mengganggu kenyamanan? Jangan ambil risiko kerusakan komponen internal yang lebih parah!
Bagi anda yang berada di Bali dan sekitarnya, Ariston Project Bali hadir sebagai mitra tepercaya untuk solusi pemanas air anda. Tim teknisi ahli dan bersertifikat kami siap melakukan inspeksi menyeluruh, perbaikan, hingga perawatan rutin khusus untuk unit Ariston dan berbagai heat pump water heater lainnya.


